Tahun Ini UTBK dan SBMPTN Berbarengan, Pendaftaran Mulai Besok

TEMPO.CO, Jakarta – Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada tahun ini dilaksanakan bersamaan dengan pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Ini berbeda dari tahun sebelumnya, yakni pelaksanaan SBMPTN dilakukan setelah UTBK.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengumumkannya dalam sosialisasi secara daring pada Minggu, 31 Mei 2020. Dia mengatakan kalau pada tahun ini, nilai UTBK tidak diumumkan terlebih dahulu. Melainkan langsung digunakan untuk seleksi SBMPTN.

“Kalau tahun lalu nilai keluar baru daftar SBMPTN, jadi guru bisa memberikan masukan pada siswa. Sedangkan pada tahun ini tidak bisa lagi seperti itu,” kata dia menerangkan. 

Oleh karena itu, Nasih melanjutkan, peserta perlu sungguh-sungguh mempersiapkan diri menghadapi ujian dan cermat membuat pilihan program sudi dan kampus yang dituju. Dia menyarankan peserta terlebih dahulu mengukur kemampuannya sendiri.

“Sejak awal ukur kemampuan diri. Memang ada faktor keberuntungan namun dengan UTBK akan terlihat kemampuan siswa,” kata Rektor di Unversitas Airlangga, Surabaya, itu.

Nasih menjelaskan, LTMPT membuat perubahan pada tahun ini karena kondisi pandemi Covid-19. Kondisi tersebut memaksa pendaftaran UTBK dan SBMTPN dibarengkan untuk memangkas proses dan menjadikannya lebih ringkas dan singkat.

UTBK rencananya akan diselenggarakan di 74 kampus Perguruan Tinggi Negeri. Pendaftaran telah ditetapkan 2-20 Juni 2020. Sedangkan pelaksanaan ujiannya 5-12 Juli mendatang. Sementara pengumuman hasil UTBK akan diumumkan pada 25 Juli 2020.

Pelaksanaan UTBK, disebutkan Nasih, menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Setiap peserta yang akan mengikuti UTBK wajib mengenakan masker dan harus dalam kondisi sehat serta mengikuti prosedur pemeriksaan.

“Terdapat sejumlah prosedur yang harus dipatuhi peserta, mulai dari saat masuk ruang ujian, saat ujian dan setelah ujian,” katanya.

Papanpin.com merupakan portal agregator berita Indonesia yang berisikan artikel dari media-media utama seperti Kompas, Tempo, MetroTV, TVone, Liputan6, Inews, Indonewsfeed, Detik, Tirto dan lainnya. Agregator berita diperlukan untuk komparasi antar portal berita demi akurasi dan presisi informasi. Portal ini juga secara otomatis menerjemahkan berita dalam bahasa Indonesia menjadi bahasa Inggris dengan menyertakan link pada artikel sumber untuk memperluas jangkauan berita pada setiap portal tersebut. Sesuai namanya, PapanPin merupakan highlight berita terkini di Indonesia, dengan seleksi otomatis oleh AI dengan parameter waktu, SEO, traffic dan relevansinya pada keywwords yang dicari pada google.com. Kami menyadari bahwa portal berita seringkali berperan sebagai alat propaganda dan hal tersebut tidak dapat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *